Friday, December 28, 2012

My cooking log and Hotteok

Sejak tinggal dan punya dapur sendiri, memasak terpaksa jadi bagian dari rutinitas saya. Di Jakarta, boro-boro masak ke dapur saja jarang. Kalau saya masak pun pasti semua asisten di rumah ikut heboh. Bikin males. Wajar sih, mungkin takut dapurnya makin hancur setelah saya selesai. Waktu saya mau ke Canberra pun ada beberapa yang khawatir 'Kanya masak saja ngga pernah, gimana mau tinggal sendiri?'. Toh saya santai saja soal masak-memasak ini, saya awalnya juga bingung kenapa bisa memasak (as in survival skill) dan tidak menganggap ini hal yang luar biasa. Setelah saya ingat-ingat mungkin karena dulu ikut pramuka sampai SMP ditambah pelajaran tata boga. Jadinya ya, dapur sama sekali ngga asing buat saya.

Sekarang, karena dapur cuma 3 langkah dari tempat tidur saya tidak lagi memasak sebatas untuk bertahan hidup :p I just love the idea that stove and microwave are magical. Selama hampir 3 tahun terakhir saya banyak eksperimen. Awal tahun ini saya membuat daftar kecil makanan yang saya buat dan saya tempel di pintu kulkas. You can't really see read the list because of my bluuuuuurrry picture but most are Japanese/Korean food ;j yum.

Ignore the top left note. Yeah, I was crazy about CN Blue earlier this year :p
Long story short today was my third attempt to make Hotteok, Korean sweet pancake, one of their sweet street food. Not sure if you're familiar with this one because it's not as popular as the spicy rice cake. Resep dasarnya seperti donut kampung tapi diisi dengan gula merah, kacang, dan kayu manis lalu ditekan supaya berbentuk pipih. Ah, you know a picture speaks a thousand word, so I'll show you a few of them..

The Dough
This batch's a bit burnt :/
I've tried two recipes (with and without glutinous rice flour) and decided that I prefer the less chewy one. Rasanya jadi seperti donat tipis manis dan harum rempah :) I love that nothing's too fancy about this snack, maybe because I actually used a (gigantic) bar of coconut sugar instead of brown sugar. Soo although this is one of those 'korean thing', this snack actually brings back the nostalgic and familiar feeling of home. A perfect companion for your daily afternoon tea/coffee time.


Tertarik mencoba? Resepnya didapat dari 2 food blogger Korea favorit saya: Beyond Kimchee (dengan tepung ketan) dan  Maangchi.

UPDATE
I recommend to use coconut sugar rather than mere brown sugar, it gives a distinctive fragrant and flavour to your hotteok. I also did some minor experiments with the filling and used chocolate and sesame seeds (since, you know, sesame seeds and chocolate are magical) :)

Thursday, December 27, 2012

smooshy


smooshy

smooshy by kanyastira

made this set 4 years ago, funny that I still love this set

Wednesday, December 26, 2012

Pertemanan dunia maya

Barusan nostalgi(l)a dengan si blog lama, sekalian cek daftar blogger yang masih aktif untuk ditaro di blog yang ini. uh oh, surprising. Hampir semuanya tidak aktif; dihapus, privated, atau berhenti diupdate sejak minimal setahun lalu :o ternyata saya bukan satu-satunya yang vakum nge-blog ya? Salut untuk yang tetap rajin update sampai sekarang!

Ngomong-ngomong soal nostalgia dengan internet, saya punya lingkaran pertemanan dunia maya. Sekitar tahun 2003/2004 internet mulai menjadi barang umum. Saya sih ngga ikutan gegap MIRC (mungkin terlalu kecil untuk mengerti cara pakenya waktu itu) tapi saya aktif di beberapa mailing list, blog, social networking sites dan forum. I was such a perfect definition of internet nerd, don't get me wrong tho, I had real friends too! :p

Semuanya berawal sekitar tahun 2004 dari milis pembaca Sitta Karina (one of the most aspiring Indonesian teen-lit writers ever, really). Interaksi dari email pembaca pun berlanjut ke Friendster (the hippest site ever you knoh back in the day) dan blog. Semuanya suka menulis kegiatan sehari-hari mereka di blog dan membaca tulisan yang lainnya. Terus berlanjut seperti itu selama bertahun-tahun. Lucunya untuk 3 tahun pertama, walaupun kita semua tinggal di kota yang sama, kita tidak pernah berlanjut ke 'kopi darat'. Mungkin waktu itu semuanya masih terlalu kecil untuk pergi sendiri bertemu dengan 'orang-orang asing'. Apalagi waktu itu isu penculikan melalui internet juga mulai santer dimana-mana.

Akhirnya tahun 2007 saya bertemu langsung dengan dua dari mereka di acara peluncuran buku Sitta Karina. Tidak ngobrol banyak dan sedikit canggung--rasanya benar-benar aneh. Padahal bisa dibilang saya merasa dekat dengan mereka, mungkin karena selalu membaca apa yang mereka tulis dan ungkapkan di blog masing-masing. Saya merasa saya dapat mengerti perasaan dan pemikiran mereka. Secara tidak sadar kita tumbuh bersama-sama.

Mungkin ini sesuatu yang hanya terjadi di angkatan saya karena sekarang situs-situs jejaring sosial sudah lebih jauh menembus area pribadi dibanding dulu. I mean really, the overly public facebook and the short but intense intimacy of twitter--most Indonesians are now familiar with them. Sometimes they're just overrated and too much /okay I'll stop my anti social rant lol/

Setelah itu tahun-tahun lewat begitu saja, masing-masing masih rajin menulis blog dan kadang saling sms. Saya sempat membuat 2 majalah online dengan beberapa dari mereka. Lalu datang jaman Blackberry dan Twitter. Saya merasa menjadi lebih dekat dalam konteks yang berbeda. Karena hampir semuanya banci twitter :p saya menjadi lebih familiar dengan kegiatan sehari-hari mereka tapi tidak sedalam kalau saya membaca tulisan-tulisan mereka di blog. Bukan sesuatu yang buruk kok cuma beda saja. It is inevitable anyway. Eh kalo dilihat-lihat ini kayak potret anak Jakarta yang lahir di awal tahun 90an banget :j

Setelah saya pindah ke Canberra, beberapa kali mereka kopi darat tapi sampai hari ini saya belum pernah bertemu dengan semuanya (cuma sempat ketemu sama salah satu dari mereka tahun lalu) ditambah lagi saya sempat 'timbul-tenggelam' karena nyaris tidak ada keinginan untuk menulis sama sekali 3 tahun terakhir. Lucu ya, padahal mereka termasuk teman-teman terlama saya. Sebenarnya post panjang ini cuma untuk mendokumentasikan pertemanan dunia maya yang unik ini haha nah, I don't want to mention names, but you do know don't you? :)


Someday, maybe someday, I'll have our little first meeting and reunion, both in the same time :)

Tuesday, December 25, 2012

Say hello to Tokki-chan

See the new icon on the sidebar? Say hello to Tokki-chan!

As cliche as it sounds, I wanted to name her 'Usa-chan' but lol nah, too mainstream. Then I came up with the most original idea ever, Tokki, which also means bunny but in Korean :p hipster attempt: fail.


Actually she has been occupying my small sketch book since few months ago. This is just one of my random sketches since I can't really draw or paint. In general my drawing style (if its actually a 'style') is very manga-ish because I'm indeed a big fan of Japanese manga even before I could read them :p I also joined manga drawing class when I was in junior high school. Well, I can say I enjoy drawing/painting but not as talented as my supa artsy friends.


As for the GIF image. I was crazy about them when I was in, again, junior high school. At that time making GIFs was not as easy as now. Now you can just use 1 software to make it or look for the online GIF makers (I'm an avid user of Photoshop, as shown) but in the days of Photoshop CS2 and before that I had to use at least 2 softwares (I don't remember what was the other one but both were from Adobe). I know, I know so much to do when I had to rely on the dial-up connection :p

Blog Skin

Bagi yang sudah lama mengikuti blog saya pasti sadar tahun lalu saya mengganti blog yang lama dengan yang baru dengan memakai url yang sama. Sudah hampir 8 tahun saya nge-blog  dan blog yang lama berisi banyak sekali kenangan tapi akhirnya saya memutuskan lebih baik itu saya jadikan konsumsi pribadi :p

Bagi yang sudah lama menjadi pembaca blog ini pun pasti sadar saya suka membuat layout sendiri. It's true that for the last 3 years I've been somewhat neglecting this blog. Put aside my old-almost-stale excuse ("I'm so busy, doing uni abroad isnt easy. tsk!"), finally I realized that.. nope, simple is not always nice. My blog is so boring. Maybe this is also due to those dry courses i've been doing for the last 3 years but, really, I crave for colors (pastels!) and shapes. So after few many, many, hours..

Voila!

See those colorful pastel polkadots? Oh, I'm in love with them! Frankly speaking I scanned copied them from my iPad sticker that I got from Typo yesterday and /sighs/ sorry, but none of those pictures are mine (except for the 'polaroid' photos on the banner) :p

Noticed that something's off with my iPad decal? I bought the wrong size :p
Since I feel bad, I'm giving credits for everyone..

Blog Template - okay, I still remember I did this 7 years ago when I was still in junior high (up until I was in high school, pre-IB madness for sure). Editing css and trying to make it as original as I could. Surprisingly, just like the old days, I had to spent hours and hours to get this somewhat simple template done yet this is not from scratch. I got the basic code from here.

The Original Template
Fonts - Apart from the default post font, I used Indonesiana Serif and Dawning of A New Day for the banner. They are free from Dafont.

Stickers - This is the most important credit, I got those cutesies from here. She made a cute doodle font set by herself and, for a non-art student like me, that is just awesome!

The Doodle Font
Facebook, Twitter, and Instagram Buttons - I got the doodled FB and Twitter icons from here. The set doesn't have Instagram icon so I edited a bit with original logo from here.

This is so much fun, I wonder why I never thought about being a web designer :p anyways, I wanted to share some more random stuff but too tired to take pictures and upload them nicely. The next post, that is :)



For those who are celebrating the magical 25th of December,
I wish you a lovely and merry Christmas :)